Selasa, 08 Oktober 2019

Tips TPA Bappenas


Tips TPA Bappenas




Tips TPA Bappenas – Tes Potensi Akademik dianggap sebagai tes yang sulit bagi sebagian besar orang. Memang soal-soal TPA tidak dirancang untuk dijawab semuanya. Kita ambil soal matematika dasarnya sebagai contoh. 90 soal, 60 menit. Berarti 1 soal 40 detik. Orang jenius macam apa yang bisa mengerjakan setiap soal dalam 40 detik ? Untuk membaca soalnya saja sudah menghabiskan waktu sekitar 20 detik. Ada beberapa tips dan trik yang dapat membantu anda dalam menghadapi tes ini. Jadi, strateginya adalah dalam 20 detik membaca soal itu kita sudah tentukan, soal ini mudah atau tidak. Kalau sulit, ya jangan dikerjakan.


Triknya adalah dengan mengerjakan soal yang mudah-mudah saja. Toh, yang diukur di sini skornya, sedang soal TPA itu jumlahnya 250 soal, jadi bila anda mampu mengerjakan 70% saja dengan benar, itu sudah cukup untuk meloloskan anda untuk maju ke seleksi berikutnya, misal tes wawancara atau tes kesehatan. Tapi ingat, kalau jumlah peserta yang ikut tes TPA ratusan atau bahkan ribuan, maka mau tidak mau skor harus anda tingkatkan menjadi 80%. Karena, peserta yang bakal diterima nantinya berdasarkan ranking dari nilai skor yang diperoleh.

Berikut adalah tips TPA BAPPENAS lebih detail dalam menghadapi TPA
  1. Berlatihlah Sesering Mungkin
Seperti kata pepatah, practice makes perfect. Semakin sering seseorang berlatih, semakin besar pula peluangnya untuk mencapai tujuan dengan baik. Beberapa minggu sebelum waktu pelaksanaan tes, persiapkan senjata berperang Anda dan siapkan mental untuk berjuang. Usahakan untuk memperoleh buku yang merangkum berbagai jenis soal-soal TPA pada tahun sebelumnya sesuai tujuan Anda. Tidak harus membeli yang baru, bahkan Anda bisa mencari sendiri contoh soal di internet dan mencetaknya untuk dikerjakan sebagai latihan.
Dengan rajin latihan soal, semakin lama Anda akan semakin akrab dengan model soal dan lebih terampil dan cepat dalam menjawabnya. Ingatlah bahwa saat tes berlangsung akan ada batasan waktu, ada baiknya Anda juga memberi batasan waktu sedari masih dalam tahap latihan, sehingga nantinya lebih bisa mengatur strategi untuk menjawab soal dengan waktu yang efisien.
  1. Pahami Karakteristik Soal TPA
Walaupun sama-sama dinamakan dengan TPA, namun jika penyelenggaranya berbeda, tentunya tingkat kesulitan, model soal, dan strategi penyelesaiannya pun berbeda. TPA yang diadakan oleh Bappenas misalnya, tentu berbeda dengan TPA untuk pascasarjana. Oleh karena itulah, sebelum waktu pelaksanaan tes, jauh-jauh hari cari terlebih dahulu informasi sebanyak-banyaknya tentang karakteristik soal penyelenggara tersebut.
Setiap instansi penyelenggara tentunya memiliki parameter tersendiri yang menentukan apakah seseorang lolos TPA atau tidak. Banyak-banyaklah mempelajari dan menganalisis model tiap soal sesuai instansi penyelenggara TPA yang akan Anda jalani. Usahakan pula selalu mempelajari soal-soal yang up to date, maksimal 3 tahun sebelumnya.
Semakin lama jenis soal TPA tentunya semakin berkembang, jangan sampai yang Anda pelajari sudah ketinggalan zaman dan tidak lagi akan muncul di tes yang akan dijalani. Biasanya jenis soal akan paling mirip dengan tes pada waktu tepat sebelumnya. Jika memungkinkan, rajinlah juga bertanya pada senior yang tahun sebelumnya berhasil lolos TPA.
  1. Kiat Mengerjakan Sesi Tes Verbal
Pada sesi tes verbal, Anda akan dihadapkan dengan soal yang berhubungan erat dengan makna suatu kata, lawan kata, sinonim kata, dan sebagainya. Pengetahuan yang luas mengenai perbendaharaan berbagai kata sangat diperlukan disini.
Untuk melatih kemampuan verbal Anda, lakukan beberapa hal berikut.
  • Banyak membaca. Jangan hanya membaca berita selebritis, cobalah tingkatkan kemampuan pemahaman istilah Anda dengan membaca koran, majalah ekonomi dan bisnis, atau buku-buku sastra. Semakin banyak dan rajin Anda membaca, semakin baik kemampuan verbal Anda.
  • Pelajari kata yang tidak dimengerti. Selama latihan TPA berlangsung, jika menemukan soal dengan kata yang asing dan belum Anda pahami, jangan tinggalkan begitu saja. Carilah maknanya di Kamus Besar Bahasa Indonesia sehingga Anda paham betul dan ketika ditanyakan kembali Anda sudah tahu jawabannya.
  • Buat daftar kata-kata tidak umum. Agar bisa dibaca sekilas sehari sebelum tes berlangsung, buatlah list kata-kata yang sering muncul di soal. Baca kembali sehari sebelum tes berlangsung sehingga persiapan Anda maksimal.




  1. Kiat Mengerjakan Tes Numerik
Pada sesi tes numerik yang behubungan dengan angka, Anda akan dihadapkan dengan operasi matematika yang dasar. Pada dasarnya, pengerjaan tes numerik tidak akan memerlukan ingatan mengenai rumus yang sangat rumit.
Lakukan kiat-kiat berikut untuk mengerjakan tes numerik :
  • Latihan menghitung cepat. Siapa pun bisa menghitung, namun tidak semua orang berlatih untuk menghitung cepat. Dari soal latihan TPA, cobalah untuk menekan diri Anda mengerjakan di bawah batas waktu yang diberikan. Semakin sedikit waktu yang Anda butuhkan untuk menyelesaikan soal, semakin banyak soal yang bisa dikerjakan.
  • Pilih soal yang mudah lebih dulu. Jangan berkutat terlalu lama memecahkan persoalan di satu soal sehingga soal lainnya terbengkalai. Ingatlah bahwa tiap soal akan dinilai dengan point yang sama. Jika Anda mendahulukan soal yang mudah dikerjakan, akan semakin banyak soal yang berhasil Anda jawab tanpa perlu menghabiskan waktu.
  • Asah logika berpikir. Kebanyakan soal numerik juga membutuhkan kemampuan logika yang kuat. Oleh karena itu, jangan hanya menghitung saja, namun pahami betul-betul apa yang Anda hitung dengan logika berpikir yang benar.
  1. Fokuskan Diri Mengerjakan Sesi Per Sesi
Saat mengerjakan TPA, fokuskan tubuh dan pikiran hanya untuk mengerjakan soal dan singkirkan sementara pikiran-pikiran lain yang mengganggu. Pendeknya, saat mengerjakan satu soal, baca baik-baik pertanyaan yang ada, dan tentukan terlebih dahulu apakah kira-kira Anda bisa mengerjakan soal tersebut.
Jika kira-kira soal tersebut asing modelnya bagi Anda, tinggalkan saja dan beralihlah untuk fokus ke soal yang lebih familiar. Semakin terlatih Anda, semakin Anda mampu memfokuskan pikiran lebih baik. Saat lebih fokus, biasanya orang juga akan lebih bijak dalam mengatur waktu untuk menyelesaikan sebanyak mungkin persoalan.
  1. Kerjakan soal yang paling mudah
Total keseluruhan soal sebanyak 250 butir, dan harus selesai dikerjakan dalam waktu 3 jam (rata-rata 1 jam per bagian soal). Kalau dirata-rata kan seluruhnya, per satu soal membutuhkan waktu 43.2 detik untuk berpikir, itu pun belum termasuk melingkari lembar jawaban. Jadi harus belajar bijaksana memanfaatkan waktu dengan mengakui kalau tidak mampu mengerjakan soal, skip! jangan sampai terpancing rasa “penasaran”, sehingga ngubek-ngubek soal itu-itu aja, bahaya kalau sampai penasaran, waktu taruhannya. Lewati saja soal yang dirasa sulit karena masih banyak soal lain yang lebih mudah.

Demikianlah 6 Tips TPA Bappenas yang tentunya bisa dilakukan siapa saja, asalkan memiliki keinginan yang kuat dan kokoh. Semoga bermanfaat bagi Anda ! 

Untuk mempermudah anda dalam menghadapi Tes Potensi Akademik, ada baiknya anda mengikuti Kursus Persiapan TPA. Mungkin bagi sebagian orang, mengikuti pelatihan TPA Bappenas adalah hal yang tidak penting. Tetapi sebenarnya Kursus TPA Bappenas sangat bermanfaat. Karena saat mengikuti Kursus TPA Bappenas, anda akan mendapatkan trik dan tips untuk menghitung agar kita dapat berpikir simple agar dapat menjawab soal-soal Tes Potensi Akademik dengan cepat dan tepat.


Info Lebih Lanjut Mengenai Kursus TPA silahkan KLIK WhatsApp Sekarang


http://bit.ly/pelatihantpainfo





Tips TPA Bappenas

Jumat, 04 Oktober 2019

Soal Tes Potensi Akademik Sinonim


Soal Tes Potensi Akademik Sinonim





Soal Tes Potensi Akademik Sinonim – Tes persamaan kata atau sinonim adalah salah satu contoh soal tpa untuk mengetes kemampuan verbal seseorang. Dalam tes ini Sobat akan di suguhkan sebuah kata dan ada lima pilihan jawaban, dari A, B, C, D serta E. Nah disini Anda di tuntut untuk menentukan pilihan mana yang paling sesuai dengan soal.


Kali ini sukses-tpa.com akan memberikan soal – soal tes potensi akademik sinonim simulasi, yang disertai dengan pembahasannya. Berikut adalah Soal Tes Potensi Akademik Sinonim simulasi dan pembahasannya :
  1. RELUNG = . . . . . .
   A.Dangkal
   B.Panjang
   C.Labirin
   D.Ruang
   E.Dalam
Jawaban:
RUANG (D)
Relung dapat diartikan sebagai kolong, lubuk, lekuk, dan ruang.
  1. INTERPRETASI = . . . . . .
   A.Perkiraan
   B.Perkataan
   C.Tafsir
   D.Dugaan
   E.Rekaan
Jawaban:
TAFSIR (B)
Interpretasi dapat diartikan sebagai pemberian kesan; tafsiran; pendapat;  pandangan teoritis.
  1. MAYA = . . . . . .
   A.Rabun
   B.Teknologi
   C.Khayalan
   D.Alam
   E.Nyata
Jawaban:
KHAYALAN (C)
Hanya tampaknya ada, tapi nyatanya tidak ada; angan-angan; khayalan. Dan ini biasanya dikenal dengan maya.
  1. ABOLISI = . . . . . .
   A.Kepercayaan
   B.Kepatuhan
   C.Pemberian mandat
   D.Penghapusan hukuman
   E.Pemberian maaf
Jawaban:
PENGHAPUSAN HUKUMAN (D)
Abolisi artinya peniadaan peristiwa pidana, penghapusan (perbudakan di Amerika).
  1. PREVALENSI = . . . . . .
   A.Umum
   B.Khusus
   C.Guncangan
   D.Ketakutan
   E.Senang
Jawaban:
UMUM (A)
Prevalensi memiliki arti umum, atau lazim. Pada pilihan jawaban (B), khusus merupakan lawan kata dari umum. Pilihan (C), guncangan berarti gerakan atau goyang yang kuat. Pilihan (D), ketakutan artinya rasa takut dan pilihan (E), senang berarti puas atau lega.
  1. ENIGMA = . . . . . .
   A.Semesta
   B.Nyata
   C.Bayangan
   D.Klenik
   E.Misteri
Jawaban:
MISTERIUS (E)
Enigma memiliki arti teka-teki, tidak jelas atau misterius. Semesta artinya selmuanya, nyata artinya ada, bayangan artinya sesuatu yang seakan-akan ada padahal tidak, dan klenik artinya kegiantan perdukunan.
  1. INKUBASI = . . . . . .
   A.Pengembangbiakan
   B.Masa tunas
   C.Merawat
   D.Laju sel
   E.Pengubahan
Jawaban:
MASA TUNAS (B)
Inkubasi merupakan istilah yang umum digunakan dalam bidang kedokteran yang berarti masa dari saat penyebab penyakit masuk ke tubuh sampai saat penyakit itu timbul masa tunas. Dari pilihan jawaban yang tersedia, yang maknanya paling mendekati adalah masa tunas.
  1. ANALOGI = . . . . . .
   A.Tersusun
   B.Perbandingan
   C.Pengembangan
   D.Telaah
   E.Menguraikan
Jawaban:
PERBANDINGAN (B)
Analogi memiliki arti perbadingan, kias atau metafora. Sedangkan pada hilihan lain yakni tersusun, pengembangan, telaan dan menguraikan tidak memiliki arti yang sesuai dengan analogi.
  1. DEPORTASI = . . . . . .
   A.Perhubungan
   B.Penurunan
   C.Pengangkatan
   D.Pengusiran
   E.Pengawasan
Jawaban:
PENGUSIRAN (D)
Deportasi artinya pembuangan, pengasingan, atau pengungsian seseorang ke luar negeri sebagai hukuman atau karena orang tersebut tidak berhak tinggal disuatu daerah. Dari semua pilihan yang tersedia, kata yang memiliki makna mendekati kata deportasi hanya pengusiran.
  1. AFIRMASI = . . . . . .
   A.Penerbitan
   B.Perlakuan
   C.Penegasan
   D.Penentuan
   E.Penekanan
Jawaban:
PENEGASAN (C)
Afirmasi berasal dari kata ‘affirmation‘ yang bisa diartikan penguatan atau penegasan.

Bagaimana ? Semakin banyak kan kosakata Anda sekarang ? Dalam Soal Tes Potensi Akademik Sinonim ini memang harus benar-benar menguasai kosakata yang luas. Jadi, meskipun ditanya persamaan atau lawan katanya pun Anda bisa dengan mudah menjawab dengan benar.

Untuk mempermudah Anda dalam menghadapi Tes Potensi Akademik, ada baiknya anda mengikuti Pelatihan TPA Bappenas. Di Pelatihan TPA Bappenas ini Anda akan di ajarkan mengenai sinonim, antonim, matematika, silogisme, logika cerita dan gambar. Selain itu, Anda juga akan diajarkan trik dan tips untuk menghitung agar kita dapat berpikir simple agar dapat menjawab soal-soal Tes Potensi Akademik dengan cepat dan tepat.


Mengapa Pelatihan TPA Penting ?
Pada umumnya calon peserta Tes TPA yang telah lama meninggalkan bangku kuliah di perguruan tinggi mempunyai skor TPA yang relatif lebih rendah dibandingkan dengan peserta yang baru lulus dari pendidikannya; peserta yang telah memasuki usia 35 tahun atau lebih punya kecenderungan skor yang diperolehnya relatif lebih rendah dari mereka yang lebih muda; peserta yang berlatar belakang pendidikan non eksakta mempunyai skor yang relatif lebih rendah bila dibandingkan peserta dengan latar belakang eksakta; dan peserta yang tinggal di luar Jawa rata-rata mengalami hal yang sama bila dibandingkan dengan peserta yang ada di Pulau Jawa.

Karena secara umum potensi akademik merupakan potensi seseorang yang tidak ada korelasinya dengan latar belakang baik perbedaan usia, jenis kelamin, suku, wilayah, dll, maka kegiatan pelatihan TPA ini dianggap penting agar semua calon peserta tes disegarkan kembali ingatannya dan memiliki persepsi maupun memahami aturan main tes yang sama sehingga potensi akademisnya dapat terukur dengan tepat.






Apa Saja Manfaat  Pelatihan TPA ?
Konsultan sukses-tpa berpengalaman menyelenggarakan Pelatihan TPA maupun Private TPA. Berdasarkan pengalaman selama ini bahwa banyak peserta yang nilainya rendah disebabkan awam dengan model soal TPA. Namun setelah mengikuti pelatihan di konsultan Sukses TPA hasilnya sebagian besar peserta TPA meningkat tajam. Ini dikarenakan mereka telah belajar soal-soal TPA dan bagaimana cara mengerjakan dengan cepat.

Pada umumnya nilai TPA pasca pelatihan yang  diperoleh karyawan/peserta tes adalah nilai obyektif yaitu apabila nilainya yang  tinggi  bukan karena unsur kebetulan dan nilai TPA rendah juga bukan karena kebetulan, namun memang merupakan nilai yang objektif tinggi/rendah.

Pelatihan TPA akan sangat membantu terutama bagi mereka yang belum pernah melakukan tes TPA atau mereka yang telah lama meninggalkan bangku kuliah. Jika belum mengenal tipe dan bentuk soal TPA langsung mengikuti Tes Potensi Akademik, dipastikan hasilnya akan kurang memuaskan. Bisa jadi ketika mengerjakan akan tertegun, gagap, bingung dan lainnya karena waktu yang diberikan begitu cepat. Dengan mengikuti Pelatihan TPA, akan diakhiri dengan evaluasi berupa Tes Prediksi TPA, maka baik Lembaga maupun Karyawan  dapat memperkirakan potensi akademisnya, selain  perasaan percaya diri lebih tinggi dalam menghadapi tes TPA.


Materi Pelatihan & Instruktur
Verbal (padanan kata, lawan kata, analogi verbal);  Kuantitatif (hitungan, deret bilangan, komparasi kuantitatif); Penalaran (logika formal, analitis, keruangan, penalaran logis) serta ditambah dengan teknik mengerjakan TPA dengan metode berpikir strategis. Instruktur berpengalaman & berlatarbelakang pendidikan yang relevan dengan materi pelatihan.


Tempat & Waktu
Pelatihan dilaksanakan hanya satu hari untuk semua materi dan latihan soal.
Waktu Pelatihan Reguler di hari libur kerja Sabtu/Minggu (jadwal silahkan hubungi kami 0821 4324 7049) mulai Pk. 08.00 s.d 16.30 WIB
Lokasi Pelatihan : Pusat Studi Jepang UI Depok


Info Lebih Lanjut Mengenai Pelatihan TPA Bappenas Silahkan KLIK WhatsApp Sekarang




Soal Tes Potensi Akademik Sinonim

Rabu, 25 September 2019

Contoh Tes TPA Bappenas


Contoh Tes TPA Bappenas






Contoh Tes TPA Bappenas – Tes Potensi Akademik atau TPA merupakan tes psikologi yang dapat mengungkap apa yang telah dicapai seseorang secara intelektual. Karena mengungkap kualitas intelektual, maka tinggi/rendah-nya nilai TPA sering dihubungkan dengan tinggi/rendah-nya tingkat kecerdasan. TPA sesungguhnya merupakan versi Indonesia dari tes GRE atau Graduate Record Examination. Model, materi, dan bidang yang diuji dalam TPA sebagian besar merujuk kepada GRE. Saat ini, TPA  telah menjadi tes standar penyaringan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), rekrutmen karyawan swasta, serta karyawan BUMN.





Bahkan kenaikan jabatan setingkat manager di berbagai perusahaan juga mensyaratkan karyawannya mencapai TPA dengan dengan skor minimum tertentu. Tes Potensi Akademik juga umum dipakai sebagai tes penerimaan mahasiswa untuk jenjang S1 dan S2.


Berikut merupakan Contoh Tes TPA Bappenas yang mungkin sering di keluarkan pada soal-soal TPA nantinya. Di bawah adalah contoh soal tes TPA pahami dengan seksama supaya paham dan bisa ingat pada Waktu tes TPA nantinya.


Tes Persamaan Kata (Sinonim)

Pilih satu jawaban yang paling dekat artinya dengan kata yang tercetak KAPITAL

  1. GANCU =

A.Serokan

B.karung

C.Timbangan

D.Pengait

E.Galah

  1. ISTAL =

A.Kandang Sapi

B.Kandang Kambing

C.Kandang Kuda

D.Kandang Gajah

E.Kandang Macan

  1. HATTA =

A.Atau

B.Bahwa

C.Karena

D.Lalu

E.Dan

  1. LAIK =

A.Patut

B.Berguna

C.Cocok

D.Serasi

E.Sesuai

  1. EPILOG =

A.Kesimpulan

B.Pendahuluan

C.Preambul

D.Penutup

E.Mukadimah


Tes Lawan Kata (Antonim)

Pilih satu jawaban yang paling berlawanan artinya dengan kata yang tercetak KAPITAL

  1. AWAM ><

A.Khusus

B.Pandai

C.Bodoh

D.Umum

E.Pakar

  1. PROLETAR ><

A.Feodalis

B.Kapitalis

C.Komunis

D.Sosialis

E.Individualis

  1. DESKRIPTIF ><

A.Fiktif

B.Persuatif

C.Perspektif

D.Argumentatif

E.Naratif

  1. PREFIKS ><

A.Awalan

B.Akhiran

C.Imbuhan

D.Sisipan

E.Keterangan

  1. ABOLISI ><

A.Keringanan

B.Grasi

C.Pengurangan

D.Pemberatan

E.Penambahan


Tes Padanan Hubungan Kata (Analogi)

Pilih satu jawaban yang sesuai dengan pola kata yang tercetak KAPITAL

  1. JARUM : BENANG =

A.Lurah : Aparat

B.Manajer : Karyawan

C.Bapak : Anak

D.Pemimpin : Pengikut

E.Komandan : Tentara

  1. IKLIM : KLIMATOLOGI =

A.Fosil : Antropologi

B.Asal-Usul Kata : Etnologi

C.Sekolah : Pedagogis

D.Bintang : Astrologi

E.Kulit : Dermatologi








  1. SEGI TIGA : PIRAMIDA =

A.Lingkaran : Bola

B.Segi Empat : Kotak

C.Segi Lima : Pentagon

D.Segi Enam : Kubus

E.Segi Delapan : Oktagon

  1. STETOSKOP : DOKTER = OSILOSKOP :

A.Neurolog

B.Arkeolog

C.Masinis

D.Montir

E.Insinyur

  1. SEKUTU : KOMPETISI = KOLABORASI :

A.Teman

B.Persaingan

C.Lawan

D.Musuh

E.Pertandingan


Tes Deret Angka

Pilih satu jawaban yang sesuai dengan pola angka Aritmetika.

  1. 706, 705, 702, 697, 690, …

A.684

B.683

C.682

D.681

E.680

  1. 4, 2, 2, 5, 6, 4, 4, 7, 8, 6, 6, 9, 10, …

A.11

B.10

C.9

D.8

E.7





  1. 6, 9, 7, 12, 9, 15, 13, 18, …

A.12

B.15

C.18

D.21

E.24

  1. 81, 6, 9, 27, 12, 15, 9, 18, …

A.3, 23

B.12, 21

C.21, 3

D.12, 23

E.12, 3

  1. 25, 23, 21, 23, 21, 19, 21, 19, 17, 19, …

A.17, 25

B.17, 23

C.17, 21

D.17, 15

E.17, 13


Tes Numerik

Pilih satu jawaban yang paling tepat.

  1. Jika x = 60 derajat dan jika sudut suatu segitiga adalah 2y, 4y, dan 4y maka …

A.x > y

B.x < y

C.x = y

D.2x = 3y

E.x dan y tidak bisa ditentukan

  1. Diketahui panjang sisi-sisi sebuah segitiga sama sisi adalah 3 cm dan di dalamnya dibuat segitiga sama sisi yang panjangnya 1 cm. Berapakah jumlah maksimum segitiga kecil yang dibentuk?

A.3

B.6

C.9

D.12

E.15

  1. Sebuah Aquarium panjangnya 4 kaki, lebarnya 3 kaki, dan dalamnya 2 kaki. Jika air dalam aquarium mencapai 4 inci dari atas aquarium maka berapa kaki kubikkah volume air yang ada di aquarium? (1 kaki= 12 inci)

A.8

B.12

C.16

D.20

E.24

  1. Sebuah balok berukuran 9 m x 300 cm x 12 m dipotong menjadi kubus dengan ukuran terbesar yang dapat dibuat. Berapa banyakkah kubus yang dapat dibuat?

A.6

B.8

C.10

D.12

E.14

  1. Sebuah bujur sangkar B, luasnya 81 yang memiliki sisi y. Sedangkan A adalah persegi panjang dengan sisi 18, dan sisi yang lainnya x. Bila luas A sama dengan 2 kali luas B, maka …

A.x > y

B.y > x

C.x = y

D.3y = x+2

E.x dan y tidak bisa ditentukan


Tes Logika Analisa

Pilih satu jawaban dengan menggunakan Logika Analisa

  1. Semua pengendara harus mengenakan helm. Sebagian pengendara mengenakan sarung tangan.

A.Sebagian pengendara tidak mengenakan helm

B.Semua pengendara tidak mengenakan sarung tangan

C.Sebagian pengendara mengenakan helm dan sarung tangan

D.Sebagian pengendara tidak mengenakan helm dan sarung tangan

E.Sebagian pengendara tidak mengenakan helm dan tidak mengenakan sarung tangan

  1. Semua yang hadir merupakan anggota perkumpulan, sebagian yang hadir adalah psikolog.

A.Semua psikolog hadir dalam rapat

B.Semua anggota perkumpulan adalah psikolog

C.Semua anggota perkumpulan yang hadir

D.Sebagian psikolog adalah anggota perkumpulan

E.Sebagian yang hadir bukan anggota perkumpulan



  1. Tidak semua hipotesis penelitian terbukti benar. Beberapa penelitian skripsi tidak menguji hipotesis.

A.Beberapa sarjana tidak menulis skripsi

B.Beberapa hipotesis skripsi tidak terbukti benar

C.Semua hipotesis skripsi terbukti benar

D.Semua hipotesis penelitian terbukti benar

E.Semua sarjana, hipotesis skripsinya benar

  1. Ada lima orang bersahabat : Yuan, Dian, Nadia, Nisa, dan Yuni. Yang paling muda di antara mereka Yuni. Yuan tidak lebih tua dibandingkan Dian dan Nadia. Hanya Yuan lebih muda dari Nisa. Nadia lebih tua dibandingkan Dian. Urutan usia kelima orang sahabat tersebut dari yang paling tua ke yang paling muda adalah:

A.Nadia, Dian, Nisa, Yuan, Yuni

B.Yuan, Nadia, Nisa, Dian, Yuni

C.Yuni, Nisa, Yuan, Nadia, Dian

D.Yuni, Yuan, Nisa, Dian, Nadia

E.Nadia, Dian, Yuan, Nisa, Yuni

  1. Ogis lebih tinggi daripada Benny, Rangga lebih pendek daripada Ogis, maka:

A.Jika Rangga 180 cm, Benny 180

B.Jika Rangga 180 cm, Benny tingginya kurang dari 180 cm

C.Jika Rangga 180 cm, Benny tingginya lebih dari 180 cm

D.Jika Ogis 180 cm, Benny dan Rangga tingginya kurang dari 180 cm

E.Tidak ada jawaban yang tepat


Demikian Postingan kami kali ini mengenai Contoh Tes TPA Bappenas. Semoga bermanfaat dan terimakasih atas kunjungannya.


Untuk Anda yang ingin mengikuti tes potensi akademik, Anda perlu belajar dulu supaya menguasai betul-betul materi tes dengan cara mengikuti Pelatihan TPA Bappenas.



Info Lebih Lanjut Mengenai Pelatihan TPA Bappenas Silahkan KLIK WhatsApp Sekarang

http://bit.ly/Program-TPA-Bappenas




Contoh Tes TPA Bappenas